Pilih RG-59 ataw RG-6 ataw RG-11 For CCTV?
do you know.....coaxial
merupakan jenis kabel yang tepat untuk mentransmisikan range frekuensi sinyal
video cctv. Mengetahui parameter kabel coaxial akan sangat membantu dalam memilih
kabel coaxial yang akan digunakan, karena kabel coaxial dibuat tidak hanya
untuk aplikasi sistem cctv. Pernah kabel ini digunakan untuk media transmisi
pada jaringan komputer. Selain sistem cctv, kabel coaxial juga digunakan pada
sistem CATV (TV kabel). Dan tentunya antara satu sistem dengan lainnya berbeda
karakterisitk dan memerlukan karakterisitik kabel yang berbeda juga.
Konduktor Inti
Sinyal video cctv terdiri atas
komponen frekuensi rendah (informasi pulsa vertikal dan horizontal) dan komponen
frekuensi tinggi (informasi video). Konduktor inti dari bahan tembaga sangat
tepat digunakan pada sinyal video cctv yang notabene lebih rendah komponen
frekuensi rendahnya dibanding sinyal video CATV dikarenakan tahanan DC yang
rendah.
Selain konduktor inti berbahan
tembaga murni, kabel coaxial tersedia juga yang terbuat dari inti besi yang
dilapisi tembaga. Kabel coax dengan jenis ini sangat cocok untuk sistem CATV.
Kabel coax berinti besi dengan lapisan tembaga cocok untuk CATV karena memiliki
resistansi DC yang lebih tinggi dibanding tembaga. Resistansi DC yang tinggi
akan melemahkan frekuensi rendah pada sinyal video CCTV. Harga kabel coax jenis
ini lebih mahal dan tidak cocok digunakan untuk cctv.
Insulator (Dialektrik)
Insulator (dialektrik) yang baik
untuk sinyal video cctv biasanya berbahan polyethylene atau FEP karena
mempunyai nilai kapasitansi yang rendah. Kabel dengan nilai kapasitansi yang
rendah akan mempunyai low-los sinyal yang tinggi. Selain FEP bahan dialektrik
yang baik adalah foam. Dialektrik ini mempunyai karakterisitk lebih baik
dibanding FEP. Kekurangannya adalah foam lebih mudah menyerap kelembaban jika
digunakan pada ruang terbuka saat jaket kabel rusak/terkelupas.
Pelindung Dalam dan Luar (Metal
Shield dan Jaket Kabel)
Pada kabel coax ada 2 tipe
pelindung. Pelindung terdalam dinamakan dengan metal shield atau braided shield
dan pelindung luar disebut juga dengan jaket kabel. Pelindung dalama terbuat
dari logam tembaga yang dianyam. Pelindung ini mempunyai dua fungsi yaitu:
Sebagai ground path tahanan DC yang
rendah. Semua noise akan dishort (digroundkan)kan di jalur ini.
Sebagai pelindung dari interferensi
yang ditimbulkan oleh lingkungan sekitar seperti noise yang dihasilkan dari
lampu, mesin fotokopi, dan device lainnya.
Berdasarkan fungsi di atas maka
dapat disimpulkan, semakin rapat anyaman pada metal/braided shield maka akan
semakin baik dalam menangkal interferensi dari luar. dan biasanya mempunyai
cakupan/anyaman sebesar 95%. Parameter kerapatan shield braided ini sering juga
dicantumkan oleh para installer untuk membedakan harga dengan kabel yang lebih
murah harganya.
Kabel dengan kombinasi metal shield
yang terbuat dari anyaman alumunium (biasanya anyamannya tidak rapat sekitar
45-64%) dan alumunium foil biasanya digunakan untuk CATV dan tidak cocok untuk
cctv, karena mempunyai resistansi DC yang lebih tinggi.
Pemilihan kabel coaxial berdasarkan
jaket kabel tergantung pada lokasi pemasangan. Apakah indoor atau outdoor.
Fungsi utama dari pelindung luar ini lebih kepada proteksi fisik. Untuk
pemasangan indoor jaket kabel berbahan PVC sudah cukup baik, sedangkan untuk
pemasangan outdoor bisa digunakan kabel coax dengan jakel kabel berbahan
polyethylene dan biasanya harus mempunyai rating tahan terhadap sinar UV (Ultra
Violet).
RG 59, RG 6, atau RG 11
Kabel coaxial banyak macamnya dan
diklasifikasikan sebagai kabel RG. RG merupakan singkatan dari Radio Guide.
Penomoran pada klasifikasi RG menunjukan urutan pendaftaran tipe kabel bukan
merujuk pada jenis ataupun ukuran kabel secara langsung. Tipe RG yang digunakan
untuk CCTV adalah RG 59, RG 6, dan RG 11, dimana ke-3 kabel RG tersebut
mempunyai impedansi sebesar 75 ohm. RG 59 merupakan kabel coaxial yang paling
ideal digunakan karena selain spesifikasinya yang tepat untuk sistem CCTV juga
mudah dalam pengerjaan (tarik kabel dan pemasangan konektor BNC) karena ukuran
kabel yang relatif kecil dan fleksibel. RG 11 adalah kabel yang paling besar
ukurannya dan relatif sulit dalam pengerjaan. Ukuran kabel RG 6 lebih besar
dari RG 59 dan lebih kecil dari RG 11.
Kabel RG 59 memiliki atenuasi
(pelemahan sinyal) yang paling tinggi, sehingga berpengaruh terhadap jarak
maksimal. Atenuasi yang paling rendah dimiliki oleh kabel RG 11 sehingga
memiliki jarak maximum yang labih panjang. Berikut tabel jarak dari
masing-masing tipe.
|
Tipe Kabel RG
|
Jarak Maximum
|
Diameter
|
|
RG-59
|
230 meter s/d 300 meter
|
6.35 mm
|
|
RG-6
|
300 meter s/d 450 meter
|
7 mm
|
|
RG-11
|
450 meter s/d 600 meter
|
10 mm
|
Tabel jarak di atas merupakan
estimasi. Bisa saja antara merk satu dengan lainnya berbeda, tergantung dari
kualitas dan lingkungan penarikan kabel.
Coax RG-59, RG-6, atau RG-11 Untuk CCTV?
Seperti kita ketahui kabel coaxial merupakan jenis
kabel yang tepat untuk mentransmisikan range frekuensi sinyal video
cctv. Mengetahui parameter kabel coaxial akan sangat membantu dalam
memilih kabel coaxial yang akan digunakan, karena kabel coaxial dibuat
tidak hanya untuk aplikasi sistem cctv. Pernah kabel ini digunakan untuk
media transmisi pada jaringan komputer. Selain sistem cctv, kabel
coaxial juga digunakan pada sistem CATV (TV kabel). Dan tentunya antara
satu sistem dengan lainnya berbeda karakterisitk dan memerlukan
karakterisitik kabel yang berbeda juga.
Kata
coaxial merujuk pada struktur kabel itu sendiri dimana inti konduktor
yang terletak ditengah-tengah dibungkus oleh beberapa pelindung yang
berfungsi untuk melindungi dari gangguan fisik dan interferensi (lihat
gambar berikut).
Berdasarkan gambar di atas akan saya paparkan bagian-bagian dari kabel coaxial tersebut yang saya rangkum dari berbagai sumber.
Konduktor Inti
Sinyal
video cctv terdiri atas komponen frekuensi rendah (informasi pulsa
vertikal dan horizontal) dan komponen frekuensi tinggi (informasi
video). Konduktor inti dari bahan tembaga sangat tepat digunakan pada
sinyal video cctv yang notabene lebih rendah komponen frekuensi
rendahnya dibanding sinyal video CATV dikarenakan tahanan DC yang
rendah.
Selain konduktor inti berbahan tembaga
murni, kabel coaxial tersedia juga yang terbuat dari inti besi yang
dilapisi tembaga. Kabel coax dengan jenis ini sangat cocok untuk sistem
CATV. Kabel coax berinti besi dengan lapisan tembaga cocok untuk CATV
karena memiliki resistansi DC yang lebih tinggi dibanding tembaga.
Resistansi DC yang tinggi akan melemahkan frekuensi rendah pada sinyal
video CCTV. Harga kabel coax jenis ini lebih mahal dan tidak cocok
digunakan untuk cctv.
Insulator (Dialektrik)
Insulator
(dialektrik) yang baik untuk sinyal video cctv biasanya berbahan
polyethylene atau FEP karena mempunyai nilai kapasitansi yang rendah.
Kabel dengan nilai kapasitansi yang rendah akan mempunyai low-los sinyal
yang tinggi. Selain FEP bahan dialektrik yang baik adalah foam.
Dialektrik ini mempunyai karakterisitk lebih baik dibanding FEP.
Kekurangannya adalah foam lebih mudah menyerap kelembaban jika digunakan
pada ruang terbuka saat jaket kabel rusak/terkelupas.
Pelindung Dalam dan Luar (Metal Shield dan Jaket Kabel)
Pada
kabel coax ada 2 tipe pelindung. Pelindung terdalam dinamakan dengan
metal shield atau braided shield dan pelindung luar disebut juga dengan
jaket kabel. Pelindung dalama terbuat dari logam tembaga yang dianyam.
Pelindung ini mempunyai dua fungsi yaitu:
Sebagai ground path tahanan DC yang rendah. Semua noise akan dishort (digroundkan)kan di jalur ini.
Sebagai
pelindung dari interferensi yang ditimbulkan oleh lingkungan sekitar
seperti noise yang dihasilkan dari lampu, mesin fotokopi, dan device
lainnya.
Berdasarkan fungsi di atas maka dapat
disimpulkan, semakin rapat anyaman pada metal/braided shield maka akan
semakin baik dalam menangkal interferensi dari luar. dan biasanya
mempunyai cakupan/anyaman sebesar 95%. Parameter kerapatan shield
braided ini sering juga dicantumkan oleh para installer untuk membedakan
harga dengan kabel yang lebih murah harganya.
Kabel
dengan kombinasi metal shield yang terbuat dari anyaman alumunium
(biasanya anyamannya tidak rapat sekitar 45-64%) dan alumunium foil
biasanya digunakan untuk CATV dan tidak cocok untuk cctv, karena
mempunyai resistansi DC yang lebih tinggi.
Pemilihan
kabel coaxial berdasarkan jaket kabel tergantung pada lokasi
pemasangan. Apakah indoor atau outdoor. Fungsi utama dari pelindung luar
ini lebih kepada proteksi fisik. Untuk pemasangan indoor jaket kabel
berbahan PVC sudah cukup baik, sedangkan untuk pemasangan outdoor bisa
digunakan kabel coax dengan jakel kabel berbahan polyethylene dan
biasanya harus mempunyai rating tahan terhadap sinar UV (Ultra Violet).
RG 59, RG 6, atau RG 11
Kabel
coaxial banyak macamnya dan diklasifikasikan sebagai kabel RG. RG
merupakan singkatan dari Radio Guide. Penomoran pada klasifikasi RG
menunjukan urutan pendaftaran tipe kabel bukan merujuk pada jenis
ataupun ukuran kabel secara langsung. Tipe RG yang digunakan untuk CCTV
adalah RG 59, RG 6, dan RG 11, dimana ke-3 kabel RG tersebut mempunyai
impedansi sebesar 75 ohm. RG 59 merupakan kabel coaxial yang paling
ideal digunakan karena selain spesifikasinya yang tepat untuk sistem
CCTV juga mudah dalam pengerjaan (tarik kabel dan pemasangan konektor
BNC) karena ukuran kabel yang relatif kecil dan fleksibel. RG 11 adalah
kabel yang paling besar ukurannya dan relatif sulit dalam pengerjaan.
Ukuran kabel RG 6 lebih besar dari RG 59 dan lebih kecil dari RG 11.
Kabel
RG 59 memiliki atenuasi (pelemahan sinyal) yang paling tinggi, sehingga
berpengaruh terhadap jarak maksimal. Atenuasi yang paling rendah
dimiliki oleh kabel RG 11 sehingga memiliki jarak maximum yang labih
panjang. Berikut tabel jarak dari masing-masing tipe.
|
Tipe Kabel RG
|
Jarak Maximum
|
Diameter
|
|
RG-59
|
230 meter s/d 300 meter
|
6.35 mm
|
|
RG-6
|
300 meter s/d 450 meter
|
7 mm
|
|
RG-11
|
450 meter s/d 600 meter
|
10 mm
|
Tabel
jarak di atas merupakan estimasi. Bisa saja antara merk satu dengan
lainnya berbeda, tergantung dari kualitas dan lingkungan penarikan
kabel.
Dari paparan di atas semoga pembaca artikel cctv dapat memilih kabel coax yang tepat.Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat.
Coax RG-59, RG-6, atau RG-11 Untuk CCTV?
Seperti kita ketahui kabel coaxial merupakan jenis
kabel yang tepat untuk mentransmisikan range frekuensi sinyal video
cctv. Mengetahui parameter kabel coaxial akan sangat membantu dalam
memilih kabel coaxial yang akan digunakan, karena kabel coaxial dibuat
tidak hanya untuk aplikasi sistem cctv. Pernah kabel ini digunakan untuk
media transmisi pada jaringan komputer. Selain sistem cctv, kabel
coaxial juga digunakan pada sistem CATV (TV kabel). Dan tentunya antara
satu sistem dengan lainnya berbeda karakterisitk dan memerlukan
karakterisitik kabel yang berbeda juga.
Kata
coaxial merujuk pada struktur kabel itu sendiri dimana inti konduktor
yang terletak ditengah-tengah dibungkus oleh beberapa pelindung yang
berfungsi untuk melindungi dari gangguan fisik dan interferensi (lihat
gambar berikut).
Berdasarkan gambar di atas akan saya paparkan bagian-bagian dari kabel coaxial tersebut yang saya rangkum dari berbagai sumber.
Konduktor Inti
Sinyal
video cctv terdiri atas komponen frekuensi rendah (informasi pulsa
vertikal dan horizontal) dan komponen frekuensi tinggi (informasi
video). Konduktor inti dari bahan tembaga sangat tepat digunakan pada
sinyal video cctv yang notabene lebih rendah komponen frekuensi
rendahnya dibanding sinyal video CATV dikarenakan tahanan DC yang
rendah.
Selain konduktor inti berbahan tembaga
murni, kabel coaxial tersedia juga yang terbuat dari inti besi yang
dilapisi tembaga. Kabel coax dengan jenis ini sangat cocok untuk sistem
CATV. Kabel coax berinti besi dengan lapisan tembaga cocok untuk CATV
karena memiliki resistansi DC yang lebih tinggi dibanding tembaga.
Resistansi DC yang tinggi akan melemahkan frekuensi rendah pada sinyal
video CCTV. Harga kabel coax jenis ini lebih mahal dan tidak cocok
digunakan untuk cctv.
Insulator (Dialektrik)
Insulator
(dialektrik) yang baik untuk sinyal video cctv biasanya berbahan
polyethylene atau FEP karena mempunyai nilai kapasitansi yang rendah.
Kabel dengan nilai kapasitansi yang rendah akan mempunyai low-los sinyal
yang tinggi. Selain FEP bahan dialektrik yang baik adalah foam.
Dialektrik ini mempunyai karakterisitk lebih baik dibanding FEP.
Kekurangannya adalah foam lebih mudah menyerap kelembaban jika digunakan
pada ruang terbuka saat jaket kabel rusak/terkelupas.
Pelindung Dalam dan Luar (Metal Shield dan Jaket Kabel)
Pada
kabel coax ada 2 tipe pelindung. Pelindung terdalam dinamakan dengan
metal shield atau braided shield dan pelindung luar disebut juga dengan
jaket kabel. Pelindung dalama terbuat dari logam tembaga yang dianyam.
Pelindung ini mempunyai dua fungsi yaitu:
Sebagai ground path tahanan DC yang rendah. Semua noise akan dishort (digroundkan)kan di jalur ini.
Sebagai
pelindung dari interferensi yang ditimbulkan oleh lingkungan sekitar
seperti noise yang dihasilkan dari lampu, mesin fotokopi, dan device
lainnya.
Berdasarkan fungsi di atas maka dapat
disimpulkan, semakin rapat anyaman pada metal/braided shield maka akan
semakin baik dalam menangkal interferensi dari luar. dan biasanya
mempunyai cakupan/anyaman sebesar 95%. Parameter kerapatan shield
braided ini sering juga dicantumkan oleh para installer untuk membedakan
harga dengan kabel yang lebih murah harganya.
Kabel
dengan kombinasi metal shield yang terbuat dari anyaman alumunium
(biasanya anyamannya tidak rapat sekitar 45-64%) dan alumunium foil
biasanya digunakan untuk CATV dan tidak cocok untuk cctv, karena
mempunyai resistansi DC yang lebih tinggi.
Pemilihan
kabel coaxial berdasarkan jaket kabel tergantung pada lokasi
pemasangan. Apakah indoor atau outdoor. Fungsi utama dari pelindung luar
ini lebih kepada proteksi fisik. Untuk pemasangan indoor jaket kabel
berbahan PVC sudah cukup baik, sedangkan untuk pemasangan outdoor bisa
digunakan kabel coax dengan jakel kabel berbahan polyethylene dan
biasanya harus mempunyai rating tahan terhadap sinar UV (Ultra Violet).
RG 59, RG 6, atau RG 11
Kabel
coaxial banyak macamnya dan diklasifikasikan sebagai kabel RG. RG
merupakan singkatan dari Radio Guide. Penomoran pada klasifikasi RG
menunjukan urutan pendaftaran tipe kabel bukan merujuk pada jenis
ataupun ukuran kabel secara langsung. Tipe RG yang digunakan untuk CCTV
adalah RG 59, RG 6, dan RG 11, dimana ke-3 kabel RG tersebut mempunyai
impedansi sebesar 75 ohm. RG 59 merupakan kabel coaxial yang paling
ideal digunakan karena selain spesifikasinya yang tepat untuk sistem
CCTV juga mudah dalam pengerjaan (tarik kabel dan pemasangan konektor
BNC) karena ukuran kabel yang relatif kecil dan fleksibel. RG 11 adalah
kabel yang paling besar ukurannya dan relatif sulit dalam pengerjaan.
Ukuran kabel RG 6 lebih besar dari RG 59 dan lebih kecil dari RG 11.
Kabel
RG 59 memiliki atenuasi (pelemahan sinyal) yang paling tinggi, sehingga
berpengaruh terhadap jarak maksimal. Atenuasi yang paling rendah
dimiliki oleh kabel RG 11 sehingga memiliki jarak maximum yang labih
panjang. Berikut tabel jarak dari masing-masing tipe.
|
Tipe Kabel RG
|
Jarak Maximum
|
Diameter
|
|
RG-59
|
230 meter s/d 300 meter
|
6.35 mm
|
|
RG-6
|
300 meter s/d 450 meter
|
7 mm
|
|
RG-11
|
450 meter s/d 600 meter
|
10 mm
|
Tabel
jarak di atas merupakan estimasi. Bisa saja antara merk satu dengan
lainnya berbeda, tergantung dari kualitas dan lingkungan penarikan
kabel.
Dari paparan di atas semoga pembaca artikel cctv dapat memilih kabel coax yang tepat.Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat.
Coax RG-59, RG-6, atau RG-11 Untuk CCTV?
Seperti kita ketahui kabel coaxial merupakan jenis
kabel yang tepat untuk mentransmisikan range frekuensi sinyal video
cctv. Mengetahui parameter kabel coaxial akan sangat membantu dalam
memilih kabel coaxial yang akan digunakan, karena kabel coaxial dibuat
tidak hanya untuk aplikasi sistem cctv. Pernah kabel ini digunakan untuk
media transmisi pada jaringan komputer. Selain sistem cctv, kabel
coaxial juga digunakan pada sistem CATV (TV kabel). Dan tentunya antara
satu sistem dengan lainnya berbeda karakterisitk dan memerlukan
karakterisitik kabel yang berbeda juga.
Kata
coaxial merujuk pada struktur kabel itu sendiri dimana inti konduktor
yang terletak ditengah-tengah dibungkus oleh beberapa pelindung yang
berfungsi untuk melindungi dari gangguan fisik dan interferensi (lihat
gambar berikut).
Berdasarkan gambar di atas akan saya paparkan bagian-bagian dari kabel coaxial tersebut yang saya rangkum dari berbagai sumber.
Konduktor Inti
Sinyal
video cctv terdiri atas komponen frekuensi rendah (informasi pulsa
vertikal dan horizontal) dan komponen frekuensi tinggi (informasi
video). Konduktor inti dari bahan tembaga sangat tepat digunakan pada
sinyal video cctv yang notabene lebih rendah komponen frekuensi
rendahnya dibanding sinyal video CATV dikarenakan tahanan DC yang
rendah.
Selain konduktor inti berbahan tembaga
murni, kabel coaxial tersedia juga yang terbuat dari inti besi yang
dilapisi tembaga. Kabel coax dengan jenis ini sangat cocok untuk sistem
CATV. Kabel coax berinti besi dengan lapisan tembaga cocok untuk CATV
karena memiliki resistansi DC yang lebih tinggi dibanding tembaga.
Resistansi DC yang tinggi akan melemahkan frekuensi rendah pada sinyal
video CCTV. Harga kabel coax jenis ini lebih mahal dan tidak cocok
digunakan untuk cctv.
Insulator (Dialektrik)
Insulator
(dialektrik) yang baik untuk sinyal video cctv biasanya berbahan
polyethylene atau FEP karena mempunyai nilai kapasitansi yang rendah.
Kabel dengan nilai kapasitansi yang rendah akan mempunyai low-los sinyal
yang tinggi. Selain FEP bahan dialektrik yang baik adalah foam.
Dialektrik ini mempunyai karakterisitk lebih baik dibanding FEP.
Kekurangannya adalah foam lebih mudah menyerap kelembaban jika digunakan
pada ruang terbuka saat jaket kabel rusak/terkelupas.
Pelindung Dalam dan Luar (Metal Shield dan Jaket Kabel)
Pada
kabel coax ada 2 tipe pelindung. Pelindung terdalam dinamakan dengan
metal shield atau braided shield dan pelindung luar disebut juga dengan
jaket kabel. Pelindung dalama terbuat dari logam tembaga yang dianyam.
Pelindung ini mempunyai dua fungsi yaitu:
Sebagai ground path tahanan DC yang rendah. Semua noise akan dishort (digroundkan)kan di jalur ini.
Sebagai
pelindung dari interferensi yang ditimbulkan oleh lingkungan sekitar
seperti noise yang dihasilkan dari lampu, mesin fotokopi, dan device
lainnya.
Berdasarkan fungsi di atas maka dapat
disimpulkan, semakin rapat anyaman pada metal/braided shield maka akan
semakin baik dalam menangkal interferensi dari luar. dan biasanya
mempunyai cakupan/anyaman sebesar 95%. Parameter kerapatan shield
braided ini sering juga dicantumkan oleh para installer untuk membedakan
harga dengan kabel yang lebih murah harganya.
Kabel
dengan kombinasi metal shield yang terbuat dari anyaman alumunium
(biasanya anyamannya tidak rapat sekitar 45-64%) dan alumunium foil
biasanya digunakan untuk CATV dan tidak cocok untuk cctv, karena
mempunyai resistansi DC yang lebih tinggi.
Pemilihan
kabel coaxial berdasarkan jaket kabel tergantung pada lokasi
pemasangan. Apakah indoor atau outdoor. Fungsi utama dari pelindung luar
ini lebih kepada proteksi fisik. Untuk pemasangan indoor jaket kabel
berbahan PVC sudah cukup baik, sedangkan untuk pemasangan outdoor bisa
digunakan kabel coax dengan jakel kabel berbahan polyethylene dan
biasanya harus mempunyai rating tahan terhadap sinar UV (Ultra Violet).
RG 59, RG 6, atau RG 11
Kabel
coaxial banyak macamnya dan diklasifikasikan sebagai kabel RG. RG
merupakan singkatan dari Radio Guide. Penomoran pada klasifikasi RG
menunjukan urutan pendaftaran tipe kabel bukan merujuk pada jenis
ataupun ukuran kabel secara langsung. Tipe RG yang digunakan untuk CCTV
adalah RG 59, RG 6, dan RG 11, dimana ke-3 kabel RG tersebut mempunyai
impedansi sebesar 75 ohm. RG 59 merupakan kabel coaxial yang paling
ideal digunakan karena selain spesifikasinya yang tepat untuk sistem
CCTV juga mudah dalam pengerjaan (tarik kabel dan pemasangan konektor
BNC) karena ukuran kabel yang relatif kecil dan fleksibel. RG 11 adalah
kabel yang paling besar ukurannya dan relatif sulit dalam pengerjaan.
Ukuran kabel RG 6 lebih besar dari RG 59 dan lebih kecil dari RG 11.
Kabel
RG 59 memiliki atenuasi (pelemahan sinyal) yang paling tinggi, sehingga
berpengaruh terhadap jarak maksimal. Atenuasi yang paling rendah
dimiliki oleh kabel RG 11 sehingga memiliki jarak maximum yang labih
panjang. Berikut tabel jarak dari masing-masing tipe.
|
Tipe Kabel RG
|
Jarak Maximum
|
Diameter
|
|
RG-59
|
230 meter s/d 300 meter
|
6.35 mm
|
|
RG-6
|
300 meter s/d 450 meter
|
7 mm
|
|
RG-11
|
450 meter s/d 600 meter
|
10 mm
|
Tabel
jarak di atas merupakan estimasi. Bisa saja antara merk satu dengan
lainnya berbeda, tergantung dari kualitas dan lingkungan penarikan
kabel.
Dari paparan di atas semoga pembaca artikel cctv dapat memilih kabel coax yang tepat.Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar